Rabu, 03 November 2010

Didirikan tahun 1953, menjadi bukti bahwa Persita dilahirkan seiring perkembangan olahraga pasca kemerdekaan. Perjalanan panjang kompetisi telah diikuti oleh tim ini untuk dapat berkiprah di tingkat nasional.
Hasil cukup spektakuler, tercatat dalam sejarah tim ini telah dua kali menjuarai divisi I baik dalam format kompetisi perserikatan maupun format Liga Indonesia, yang memasukkan klub perserikatan dan galatama didalamnya.
Juara divisi I yang pertama diraih Persita yang saat ini dijuluki dengan berbagai sebutan seperti Pendekar Cisadane, La Viola, alias Tim Ungu didapat setelah melalui perjuangan keras pada tahun 1987 dengan menjuarai divisi I, saat ini kesebelasan kebanggaan warga Tangerang ini masuk divisi utama dan bersaing bersama tim elit seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persebaya Surabaya.
Juara divisi I yang kedua kali diraih Persita manakala kompetisi perserikatan di lebur jadi satu dengan kompetisi GALATAMA ( semi professional ) pada tahun 2000 atau tepatnya pada Ligina VI. Persita hanya butuh waktu satu tahun dari keterpurukan terdegradasi dari divisi utama pada Ligina V tahun 1999.
Naik kedivisi utama  membuat prestasi Pendekar Cisadane atau Tim Ungu mulai beranjak membaik. Jajaran klasemen papan atas selalu diraih Persita, prestasi terbaik adalah menjadi runner-up babak final Liga Indonesia VIII dan peringkat tiga klasemen Liga Indonesia IX.
PERSITA Tangerang pada Tahun 2008 masuk dalam jajaran elit kompetisi Liga Super Indonesia 2008 – 2009, dan diajang Kompetisi Liga Super Indonesia ini Persita ingin lebih baik lagi dari sebelumnya, bahkan target juara menjadi harga mati bagi seluruh unsur Persita. Perombakan besar-besaran dilakukan oleh manajemen, selain pelatih perekrutan pemain lokal dan asing yang berkualitas terus dilakukan sampai pada batas akhir penyerahan skuad kepada Badan Liga Indonesia.
Alamat        : Jl. TMP Taruna ( Stadion Benteng ) Indonesia
Telepon      : 021 – 552 5938

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar